Senin, 19 Maret 2018

Makalah IAD "ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN TEKNOLOGI BAGI KEHIDUPAN MANUSIA"

ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN TEKNOLOGI BAGI KEHIDUPAN MANUSIA
Disusun oleh :
Kelompok : 7 (Tujuh)
Nama                   :
1.      Fahmi Fahresi                           (16 0201 0146)
2.      Nurhasanah                              (16 0201 0148)
3.      Varsella Aprillian Amrul                   (16 0201 0145)
4.      Nur Hayati                                (16 0201 0132)
Kelas          : PAI-D
Semester     : II (Dua)
Dosen         : Nurrahmah, S.Pd., M.Pd.

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) PALOPO

2016/2017

KATA PENGANTAR


Segala puji bagi Allah SWT atas berkah dan rahmat-Nyalah sehingga kami dapat menyelesaikan penulisan Makalah IAD (Ilmu Alamiah Dasar) yang berjudul Ilmu Pengetahuan Alam Dan Teknologi Bagi Kehidupan Manusia.
Terselesaikannya Makalah ini tidak lepas dari bantuan dan dukungan dari beberapa pihak, sehingga pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada :
1.         Guru IAD (Ilmu Alamiah Dasar) kami Ustadzah Nurrahmah, S.Pd., M.Pd. Karena atas kesempatan yang telah diberikan kepada kami dalam pembuatan dan penyelesaian makalah ini.
2.         Kedua Orang Tua kami, yang senantiasa mendukung, menuntun kami dalam hidup ini dengan doa yang tulus.
3.         Teman-teman mahasiswa/mahasiswi yang selalu memberi semangat dan motifasi untuk kami dalam penyelesaian Makalah ini.
Penulisan Makalah ini masih sangat jauh dari kesempurnaan, informasi yang kurang banyak, sistematika yang masih kurang baik, masih kurangnya pengetahuan kami tentang Materi. Sehingga pada kesempatan ini kami juga mengharapkan kritik serta saran dari teman-teman mahasiswa/mahasiswi dan para pembaca untuk penulisan Makalah yang lebih baik lagi kedepannya.
Semoga dengan adanya Makalah ini teman-teman mahasiswa/mahasiswi  serta pembaca bisa menambah pengetahuan dan semoga kedepannya kita bisa menyelesaikan penulisan karya-karya tulis lain dengan lebih baik lagi.


Palopo, 13 Maret 2017
             

Penyusun Kelompok 7           


DAFTAR ISI


KATA PENGANTAR....................................................................................... i
DAFTAR ISI....................................................................................................... ii

BAB I PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang Masalah................................................................................ 1
B.     Rumusan Masalah.......................................................................................... 2
C.     Tujuan Penulisan............................................................................................ 2

BAB II KONSEP UMUM FILSAFAT
A.    IPA Sebagai Dasar Pengembangan Teknologi.............................................. 3
B.     Sejarah Peradaban Manusia dan Perkembangan Teknologi........................... 6
C.     Manfaat dan Dampak IPA serta Teknologi Terhadap Kehidupan Manusia.. 9
D.    IPA dan Teknologi Masa Depan................................................................... 16

BAB III PENUTUP
A.    Kesimpulan Penulisan..................................................................................... 19
B.     Saran................................................................................................................ 20
 DAFTAR PUSTAKA......................................................................................... 21 


BAB I
PENDAHULUAN


A.    Latar Belakang Masalah
Ilmu alamiah atau sering disebut ilmu pengetahuan alam (natural science), merupakan pengetahuan yang mengkaji mengenai gejala-gejala dalam alam semesta, termasuk di muka bumi ini, sehingga terbentuk konsep dan prinsip. Ilmu Alamiah Dasar hanya mengkaji konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar yang essensial saja.
Dalam kehidupan dewasa ini tidak terlepas dari ilmu alamiah dan terapannya berupa teknologi dalam berbagai bidang. Ilmu alamiah murni memang tidak langsung mempunyai peranan dalam kehidupan manusia secara langsung, tetapi antara ilmu murni dan ilmu terapan (teknologi) mempunyai hubungan yang erat. Dari konsep atau prinsip ilmu murni dapat dikembangakan ilmu terapan. Sebaliknya, teknologi atau ilmu terapan memberikan sumbangan penemuan-penemuannya kepada prinsip atau hukum-hukum baru dan seterusnya.[1]
Dari pernyataan diatas kami dapat mengambil kesimpulan bahwa memang pada mulanya antara ilmu alamiah dan teknologi tidak itu tidak selalu mempunyai kaitan, misalnya dulu manusia membuat perahu untuk memenuhi kebutuhannya dan belum mengenal teknologi membuat perahu. Namun, dalam zaman modern ini, untuk dapat membuat kapal, orang harus menguasai ilmu murni, hukum Archimedes, konstruksi baja dan sebagainya agar kapal tidak tenggelam dan dapat mengarungi lautan.
Dalam makalah ini kami akan menyajikan materi tentang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan teknologi dalam kehidupan manusia.

B.     Rumusan Masalah
Di setiap penulisan Makalah tentu memiliki rumusan masalah. Adapun rumusan masalah dalam penulisan pada Makalah  ini adalah :
1.        Bagaimana konsep IPA sebagai dasar pengembangan teknologi?
2.        Bagaimana  sejarah peradaban manusia dan perkembangan teknologi?
3.      Bagaimana manfaat dan dampak IPA serta teknologi terhadap kehidupan manusia?
4.        Bagaimana IPA dan teknologi masa depan?

C.    Tujuan Penulisan
Disetiap penulisan Sebuah Makalah tentu memiliki tujuan penulisan, dan pada Makalah tujuan penulisan yaitu :
1.         Sebagai Syarat dalam menyelesaikan tugas mata kuliah IAD (Ilmu Alamiah Dasar).
2.         Memberikan Informasi kepada teman-teman dan para pembaca tentang beberapa hal yang terkait dengan IPA dan Teknologi bagi kehidupan manusia.










BAB II
PEMBAHASAN


A.    IPA SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN TEKNOLOGI
Ilmu alam (natural science) atau ilmu pengetahuan alam adalah istilah yang digunakan yang merujuk pada rumpun ilmu dimana obyeknya adalah benda-benda alam dengan hukum-hukum yang pasti dan umum, berlaku kapan pun dimana pun.[2]
Sedangkan Teknologi merupakan perkembangan suatu media atau alat yang dapat digunakan dengan lebih efisien guna memproses serta mengendalikan suatu masalah. Sebagian dari kita beranggapan teknologi adalah barang atau sesuatu yang baru. Padahal, kalau kita membaca sejarah, teknologi itu telah berumur sangat panjang dan merupakan suatu gejala kontemporer. Setiap zaman memiliki teknologinya sendiri.[3]
IPA adalah ilmu yang membahas tentang alam semesta dan beserta segala isinya. Teknologi sebenarnya berasal dari kata Bahasa Perancis yaitu “La Teknique“ yang dapat diartikan dengan ”Semua proses yang dilaksanakan dalam upaya untuk mewujudkan sesuatu secara rasional”. Dalam hal ini yang dimaksudkan dengan sesuatu tersebut dapat saja berupa benda atau konsep, pembatasan cara yaitu secara rasional adalah penting sekali dipahami disini sedemikian pembuatan atau pewujudan sesuatu tersebut dapat dilaksanakan secara berulang (repetisi).[4]
Teknologi dalam arti ini dapat diketahui melalui barang-barang, benda-benda, atau alat-alat yang berhasil dibuat oleh manusia untuk memudahkan dan menggampangkan realisasi hidupnya di dalam dunia. Hal mana juga memperlihatkan tentang wujud dari karya cipta dan karya seni (Yunani techne) manusia selaku homo technicus. Teknologi juga penerapan keilmuan yang mempelajari dan mengembangkan kemampuan dari suatu rekayasa dengan langkah dan teknik tertentu dalam suatu bidang. Teknologi merupakan Aplikasi ilmu dan engineering untuk mengembangkan mesin dan prosedur agar memperluas dan memperbaiki kondisi manusia atau paling tidak memperbaiki efisiensi manusia pada beberapa aspek.[5]
Konsep ilmu pengetahuan alam sebagai dasar pengembangan teknologi berawal dari sebuah keingintahuan mengenai sesuatu yang belum diketahui oleh manusia. Keingintahuan tersebut mendorong seseorang untuk mencari prinsip atau teori yang diperoleh melalui percobaan. Pengkajian ini bertujuan untuk memenuhi penjelasan dari objek ( benda dan energi ) dan peristiwa alam. Para ilmuwan menempatkan ilmu pengetahuan alam dasar sebagai ilmu dasar bagi ilmu terapan dan teknologi. Teknologi dapat dibentuk dari pengetahuan alam dasar karena ilmu pengetahuan alam dasar ini berperan dalam mengendalikan teknologi melalui prinsip dan teorinya. Ilmu pengetahuan alam dasar dan pengendalian alam dari ilmu pengetahuan alam terapan digunakan teknologi untuk menyusun objek-objek, membuat kontruksi alam dan membuat alat untuk mengendalikan cara alam bekerja.[6]
Dari pengertian IPA dan Teknologi maka dapat diartikan  Teknologi IPA adalah suatu penerapan IPA untuk memenuhi kebutuhan manusia.
IPA sebagai dasar pengembangan teknologi dapat dilihat dari aspek
  1. Materi
Manusia dalam hidup ini memerlukan energi, baik yang biotis maupun nonbiotis. Materi biotis dari bahan berupa benda hidup berupa protein, sedangkan materi nonbiotis mulai dari gas oksigen sampai benda-benda yang kita pakai sehari-hari. Benda-benda itu merupakan hasil olahan melalui teknolohgi, misalnya materi zat besi dapat menjadi kendaraan tau benda lainnya.
Materi adalah apa saja yang mempunyai massa dan massa menempati suatu ruang baik yang berbentuk padat, cair, dan gas. Cahaya dan panas tidak termasuk materi karena tidak mempunyai berat, tetapi keduanya masuk dalam energy.
Suatu materi dapat dipecah menjadi bagian yang sangat kecil yang disebut molekul. Molekul masih memiliki sifat-sifat materi. Molekul dapat dipecah lagi menjadi bagian lebih kecil yang disebut atom. Atom disebut pula unsure dasar yang menyusun suatu materi. Atom sangat kecil, sehingga suka untuk dilihat walupun dengan miskroskop yang kuat. Sebutir debu yang halus masih dianggap sangat besar bila dibandingkan dengan atom.
Semua materi mempunyai sifat sendiri-sendiri. Apabila terjadi suatu perubahan karena sesuatu, sifat akan berubah dan sifat itu menjadi cirri bagi materi tersebut. Perubahan suatu materi dibedakan atas dua kelompok:
a.       Perubahan materi secara fisika adalah perubahan materi yang tidak disertai terjadinya materi jenis baru.
b.      Perubahan materi secara kimia adalah perubahan yang menghasilkan satu atau beberapa materi yang jenisnya lain.
  1. Energi
Energi atau tenaga ialah kemampuan untuk melakukan kerja Energi dapat diubah menjadi energy yang setara, tetapi energy tidak dapat dimusnahkan dan juga tidak dapat diubah. Hal ini disebut hukum kekekalan energy. Albert Einstein mengemukakan pendapatnya tentang hokum kekekalan materi dan energy, bahwa pada waktunya orang dapat mengubah unsure menjadi energy dan sebaliknya energy menjadi unsure kembali. Para ahli menegaskan pendapat Einstens dengan mengemukakan bahwa unsure dan energy adalah dua macam bentuk yang berlainan, maka tetap berlaku hokum kekekalan. Bahwa energy dapat diubah dari yang satu ke yang lain, tetapi jumlah akhir tetap sama.
Sumber daya energy yang tersedia di bumi adalah biomassa, angin, air, batubara, minyak bumi, gas bumi, panas bumi, nuklir, radiasi surya, pasang surut, sel bahan bakar, panas laut, ombak laut, dan arus pancar. Energy tersebut bersumber dari matahari, tanpa pengaruhnya tidak mungkin dapat timbul. Selanjutnya semua bentuk energy primer ini dapat diubah menjadi tenaga listrik.
Untuk dapat melakukan kerja diperlukan energy. Berbagai jenis energy dasar dapat dibedakan menjadi:
a.    Energi Sinar Matahari
b.   Energi Mekanik
c.    Energi Panas
d.   Energi Magnetik
e.    Energi Listrik
f.       Energi Kimia
g.      Energi Bunyi
h.      Energi Nuklir
i.        Energi Cahaya[7]
Perkembangan IPA didahului oleh penelitian dasar yang mengunggkapkan fenomena alam secara matematik menjadi ilmu yang bermanfaat bagi kehidupan manusia secara global. Visi penelitian ilmu pengetahuan dan teknologi dasarnya sama, yaitu mensejahterakan manusia.

B.     SEJARAH PERADABAN MANUSIA DAN PERKEMBANGAN TEKNOLOGI
Sejarah perkembangan IPA menunjukkan empat tahap dengan empat loncatan yang berbeda.Setiap loncatan membuka era baru yang erat pula hubungannya dengan alam pikiran umat manusia dari masa itu.[8]
Perkembangannya adalah sebagai berikut :
1.      Revolusi Pertama
Revolusi pertama membuka era baru bagi penelitian mendalam mengenai gaya gravitasi dan penelitian mengenai dinamika gerakan benda-benda. Hasil-hasil yang dicapai dalam era ini adalah suatu pembuktian bahwa sifat alam dapat dilukiskan dalam arti kata diletakkan dalam suatu deskripsi yang jelas dan pasti. Oleh karena itu, dapat diramalkan secara amat teliti gerak-gerik benda angkasa, peredaran bintang, munculnya komet dan sebagainya. Sebagaimana diketahui, era ini dirintis oleh Isaac Newton. Perkembangan selanjutnya menghadirkan nama-nama seperti Bernoullis dan Laplace.
2.    Revolusi Kedua    
Era ini memusatkan pada sifat-sifat kelistrikan dan kemagnetan benda sebagai keseluruhan dan juga mengenal sifat-sifat radiasi yang dipelopori oleh Faraday,sedangkan deskripsi teoritis mengenai kemagnetan dan kelistrikan dikembangkan oleh Maxwell. Revolusi fisika dari era inilah yang benar-benar menghantarkan manusia ke zaman listrik. Ilmu pengetahuan modern dalam bidang elektronika juga lahir pada era ini. Perkembangan-perkembangan dari era ini banyak sekali mempengaruhi kehidupan manusia modern. Di zaman ini pula dikembangkan pengetahuan tentang radiasi. Yang disebut radiasi adalah satuan-satuan individu yang disebut kuanta. Jika terdapat kuanta dalam jumlah yang cukup besar, maka kuanta tersebut mengatur diri ke dalam pola gelombang. Setiap pola mempunyai panjang gelombang dan radiasi yang dilukiskan dalam panjang gelombang tersebut. Pengetahuan ini memungkinkan telekomunikasi modern sebagaimana dikenal sekarang.
3.    Revolusi Ketiga
Era ini dimulai pada awal abad 20 dengan ditemukannya secara menyeluruh pemikiran manusia tentang zat dan jagad raya.Perlu diingat bahwa pada fase awal, awal fisika sangat banyak bergerak dalam dunia astronomi. Dalam fase-fase berikutnya, manusia lebih banyak mengarahkan perhatian kepada kejadian-kejadian dan eksperimen yang dilakukan di laboratorium. Di era ketiga, kembali manusia mengarahkan pandangan dan perhatian ke dunia astronomi, tetapi melalui pengetahuan dan pengertian yang diperoleh dari eksperimen-eksperimen di laboratorium.
Dapat dipastikan bahwa tidak mungkin astronomi mencapai apa yang dicapai kini, jika ia tetap dalam pemikiran era Newton dari era revolusi pertama. Kecemerlangan era ini dibawakan oleh Einstein yang merumuskan Relativitas. Ruthrford mengenai atom, Bohr mengenai kuantum,serta nama-nama ynag berkaitan dengan teori kuantum baru seperti Schrodinger, Heisenberg dan Dirac.
4. Revolusi Keempat
Revolusi fisika keempat dimulai tahun 1983 dengan ditemukannya suatu tipe materi baru yang disebut partikel Anderson. Dahulu diperkirakan atom merupakan benda kecil yang tidak mungkin dipecah-pecah lagi menurut teori atom Dalton.Kini dengan dipelopori penemuan Anderson dengan pertolongan perlatan-peralatan besar siklotron,aselerator dan sebagainya menjelang akhir dasawarsa 50-an tidak kurang dari 30 partikel baru ditemukan. Hal ini pada dasarnya sangat mengejutkan karena membuat manusia bertanya apa yang mungkin dan apa yang tidak mungkin.
Kemajuan ilmu dan teknologi bagaikan deret ukur, berkembang pesat secara eksponensial. Begitu pula di bidang teknik elektro, perkembangan juga menerobos ke segala aspek kehidupan mayarakat. Cabang ilmu yang mencakup bidang ketenagaan, keisyaratan, dan teknik komputer dan informatika dewasa ini menjadi primadona karena merupakan pendukung utama perkembangan masyarakat dunia yang sedang menuju ke era informasi.Perkembangan pesat dalam bidang komunikasi dan mekanisme pasar bebas dalam dasawarsa terakhir telah menuntut peningkatan pola perkembangan yang bersifat alamiah tersebut, menjadi proses yang berpangkal pada upaya bersama yang terancang (collective national endeavor). Dengan kata lain, perkembangan ilmu pengetahuan dasar dan aplikasinya perlu diarahkan dengan tekad dan kebijaksanaan nasional atas dasar visi kepentingan mendasar dan pertimbangan jangka panjang.
Sejarah peradaban manusia pada tahun Masehi dan alur peradaban manusia yang di prediksi akan terjadi dimasa yang akan datang secara kronologisnya,sebagai berikut :
1.      1858 – Teori Darwin
2.      1996 – Agama Kristen tidak pernah menentang teori evolusi Darwin. Paus Paul II sendiri secara RESMI telah mengakui teori evolusi sebagai More Than A Hypothesis. Bahkan ST Augustine telah mendahului darwin dengan teori evolusinya meski dalam bentuk yang primitif
3.      2004 – Penemuan fosil Homo Floresiensis di pulau flores,Indonesia
4.      2010 – NASA akan memperkenalkan wahana piring terbang ( daya tampung 12 orang ) menuju bulan hanya dalam 6 jam
5.      2020 – SETI ( Search for Extra Terresial Intelegence ) yang beroperasi sejak 1960 memperkirakan akan bisa berinteraksi dengan alien
6.      2021 – Mobil terbang akan mulai diperkenalkan
7.      2050 – Perjalanan ke luar angkasa secara komersil di mulai
8.      500-1500 – Zaman Kegelapan (Dark Age) di Eropa.
Alfin toffer menyatakan bahwa di tahun 1650 sampai dengan tahun 1955 adalah era industri, era ini di mulai dengan terjadinya revolusi industri, yaitu sejak di temukannya mesin-mesin industri untuk menggantikan tenaga kerja manusia. Saat ini kita berada pada zaman Teknologi dan Informasi. Sebagai contoh kini telah di temukan lemari es dan mesin pendingin ruangan yaitu dengan menggunakan tenaga nano.[9]

C.    MANFAAT DAN DAMPAK IPA SERTA TEKNOLOGI TERHADAP KEHIDUPAN MANUSIA
a.   Dampak Positif IPA dan Teknologi Bagi Umat Manusia
Dari zaman ke zaman teknologi dan perkembangannya akan berubah sesuai dengan perkembangan zaman atau bisa disebut dengan istilah dinamis. Pengembangan teknologi dibuat untuk memenuhi kebutuhan manusia sehari-hari yang melipui kebutuhan primer, sekunder, dan beberapa kebutuhan yang tidak kalah penting lainnya. Berikut mengenai rincian tentang kebutuhan manusia yang dibantu dengan adanya perkembagan IPA dan Teknologi sebagai berikut:

·Kebutuhan Primer, adalah kebutuhan yang mau tidak mau harus terpenuhi untuk mencukupi kebutuhan manusia agar dapat bertahan hidup, yang meliputi[10]
1.      Sandang          
Manusia sebagai mahluk susila memerlukan pakaian. Mula-mula pakaian yang dikenakan hanya untuk menutupi auratnya saja, kemudian pakaian juga berfungsi untuk melindungi diri dari sengatan panas dan udara. Sekarang, pakaian mempunyai fungsi yang lebih luas lagi, yaitu untuk kenyamanan dengan menciptakan jenis pakaian yang sesuai dengan kebutuhan, misalnya pakaian tidur, pakaian olah raga, pakaian kerja dan sebagainya, bahkan sekarang orang beranggapan bahwa dapat menunjukan status sosial pemakainya. Kebutuhan manusia yang makin meningkat juga mendorong untuk menciptakan manusia teknologi yang dapat meningkatkan mutu dan jenis bahan pakaian. Sekarang manusia tidak hanya mengandalkan serat-serat alami untuk membuat bahan pakaian, tetapi dapat juga membuat serat-serat sintetis dari pokok-pokok kayu (benang rayon) maupun dari bahan galian seperti hasil sulingan batu bara dan minyak bumi (poliester, polipropilen, polietilen). 
2.      Pangan
Pangan merupakan kebutuhan pokok manusia untuk dapat bertahan hidup. Kebutuhan pangan ini terus meningkat baik kualitas maupun kuantitasnya, sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk. Usaha untuk memenuhi kebutuhan pangan biasanya dilakukan dengan cara ekstensifikasi, yaitu dengan memperluas lahan pertanian, dan dengan intenstfikasi, yaitu dengan meningkatkan mutu melalui pemilihan bibit unggul, cara penggarapan yang lebih baik, pemeliharaan tanaman yang lebih teliti dan pengolahan pasca panen yang lebih sempurna. Dengan memanfaatkan IPA dan teknologi yang makin berkembang manusia dapat menciptakan bibit unggul dengan teknik radiasi, rekayasa genetika, dan sebagainya. Penggunaan hormon tumbuhan yang mampu memacu tumbuhnya daun, bunga ataubuah lebih lebat atau lebih cepat. Penggunaan mekanisasi pertanian juga membantu manusia dalam mengolah lahan dan memungut hasil panen dengan lebih cepat.  
3.      Papan 
Dalam masa yang masih tradisional pembuatan rumah sangat tergantung pada bahan- bahan yang ada di sekitarnya. Misalnya di daerah pegunungan atap dibuat dari ijuk, di daerah pantai dari daun rumbia, di daerah yang kaya akan kayu, seperti di Kalimantan, orang membuat atap dari sirap, di Toraja memakai bambu, sedangkan di Nusa Tenggara menggunakan ilalang. Sejalan dengan makin meningkatnya kebutuhan manusia akan tempat tinggal, terutama di kota-kota besar, di mana lahan untuk pembangunan rumah semakin sempit, maka manusia berusaha membuat rumah bertingkat dan menggunakan bahan-bahan bangunan yang makin ditingkatkan kualitasnya. Fungsi rumah juga tidak lagi hanya sekedar untuk bertahan diri dari cuaca yang tidak menguntungkan dan berlindung dari serangan binatang buas, tetapi sudah merupakan tempat tinggal yang memenuhi rasa kenyamanan dan keindahan.

·Kebutuhan Sekunder, kebutuhan sekunder manusia timbul setelah kebutuhan primernya terpenuhi, terutama berupa kebutuhan akibat manusia makin memerlukan hubungan dengan manusia lain. Antara lain diperlukan industri untuk memenuhi kebutuhan manusia secara massal, transportasi yang diperlukan untuk mengangkut barang-barang kebutuhan dari satu daerah ke daerah lain atau diperlukan untuk hubungan manusia dari satu daerah ke daerah lain, kesehatan yang makin terjamin, dan lain sebagainya, yang meliputi;
    1. Bidang Industri 
Teknologi merupakan cara yang harus dilakukan manusia dalam usaha untuk memenuhi kebutuhannya yang makin meningkat baik kualitas maupun kuantitasnya, karena itu diperlukan alih teknologi (transfer of technology) dari negara-negara maju ke negara-negara berkembang. Proses pengambilalihan teknologi ini memerlukan perhitungan yang matang agar teknologi yang baru dapat diterima dan digunakan oleh masyarakat waktu itu (teknologi yang adaptif), serta sifatnya melindungi teknologi yang telah ada (teknologi protektif). Secara positif industri memang memberikan kegunaan besar pada manusia. Bukan hanya mencukupi kebutuhan sehari-hari, melainkan pembangunan dan pembuatan industri dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang tidak mempunyai pekerjaan apapun, tetapi memiliki keahlian tertentu dalam bidangnya. 
    1. Bidang Transportasi 
Penemuan roda memegang peranan penting transportasi, karena dengan roda yang bentuknya bundar dapat diperlukan gerakan yang mudah, kemudian lebih dipermudah lagi dengan digunakannya binatang penarik, sehingga beban manusia makin ringan. Transportasi tersebut tidak berhenti berkembang sampai disitu saja. Setelah ditemukannya mesin yang dapat menggerakkan roda, maka transportasi bukan hanya lebih ringan, tetapi juga lebih cepat. Manusia semakin hari semain berfikir dan terus memunculkan berbagai inovasi-inovasi, setelah membuat alat transportasi didarat, manusia juga membuat transportasi laut dan udara yang sampai sekarang ini masih dipakai dan digunakan oleh manusia untuk keperluan yang penting. 
    1. Bidang Komunikasi 
Sebagai mahluk sosial manusia perlu berkomunikasi dengan sesamanya. Cara yang paling sederhana adalah dengan bertatap muka secara langsung, tetapi bila jaraknya jauh tentu diperlukan alat komunikasi. Kemajuan di bidang komunikasi ini dimulai dengan ditemukannya telegraph yang masih mempergunakan kawat oleh Samuel Morse (1832), kemudian disempurnakan oleh Guighelmo Marconi yang sudah tanpa kawat (1895). Pada tahun 1872, Alexander Abraham Bell menemukan pesawat telpon, mula-mula masih mempergunakan kawat, kemudian digantikan dengan gelombang radio. Untuk keperluan kantor, sekarang orang dapat mempergunakan telex (teleprinter exchange). Dengan ditemukannya satelit telekomunikasi kebutuhan manusia makin terpenuhi untuk mengadakan hubungan secara lebih cepat dan murah. Orang makin mudah mengadakan hubungan satu dengan yang lain.Salah satu akibat positif dengan majunya komunikasi adalah terjadi deurbanisasi, karena manusia walaupun tinggal juga di daerah pedesaan tidak lagi merasakan ketinggalan bila dibandingkan dengan yang tinggal di kota. Dapat pula dikatakan bahwa dengan majunya komunikasi dan teknologi lainnya, desa-desa menjadi kota dalam pengertian bukan geografis, tetapi teknis sosial, sehingga perbedaan antara desa dan kota makin lama makin kecil. 
    1. Kesehatan 
Kebutuhan akan kesehatan makin dirasakan oleh manusia, sehingga usaha untuk memerangi penyakit yang menjadi sumber malapetaka makin giat dilakukan. Dengan biologi sebagai ilmu dapat diketahui struktur tubuh, organ-organ, dan cara bekerjanya organ untuk menunjang kehidupan manusia. Dari biologi sebagai ilmu murni ini berkembang ilmu terapan yang secara praktis berguna bagi kesejahteraan manusia. Sementara itu manusia di bumi yang jumlahnya di kota-kota besar makin banyak, mulai timbul penyakit baru yang sifatnya psikhis, antara lain kekalutan mental yang dapat berkembang menjadi frustasiKebutuhan Ekonomi, Sosial, dan Budaya:
1.      Ekonomi 
Masalah kebutuhan primer, sekunder, tersier, maupun masalah sumber daya alam, sebenarnya secara tidak langsung sudah mengemukakan masalah ekonomi. Sebab sebagai Homo economicus, dalam segala tindakannya, manusia selalu memperhitungkan untung rugi atau dalam bahasa teknik disebut sebagai dampak positif dan negatif. Karena ekonomi adalah kebutuhan manusia, maka siapa yang dapat menguasai perekonomian, dialah yang memegang kekuasaan. Pada saat mata pencaharian utama manusia masih menyangkut soal tanah, kaum feodallah yang memegang kekuasaan. Sedangkan ketika industri memegang peran penting dalam ekonomi maka kaum kapitalislah yang memegang peranan utama dalam penyediaan segala kebutuhan manusia. Sekarang ini kaum kapitalis industrialis telah banyak mengembangkan usahanya hingga melampaui batas negaranya yang disebut dengan Multi National Corporation (MNC). Kadang-kadang perusahaan multinasional ini di negara-negara berkembang ikut serta menentukan politik pemerintahan. Perusahaan besar semacam itu tidak mungkin berkembang tanpa dukungan teknologi tinggi serta modal besar. Walaupun sebagian penduduk dunia masih hidup di bawah garis kemiskinan namun sebagian besar sudah dapat merasakan manfaat dipergunakannya teknologi modern, karena kebutuhan hidupnya dapat dengan mudah diperoleh dengan harga yang relatif lebih murah. Cara pembayaran pun dapat dilakukan dengan tunai atau kredit.[11]
Contonya: masyarakat saat ini sedang tren dengan adanya penjualan online. 
2.      Sosial 
Dengan berkembangnya industri dan kegiatan ekonomi, maka memungkinkan orang hidup dalam lapangan pekerjaan tersebut. Hal ini dapat dilihat dari angka-angka yang menunjukkan bahwa pekerja di pabrik atau perusahaan terus meningkat, sedangkan yang bekerja di sektor pertanian makin menurun. Nilai sosial juga berubah. Pada masa lalu orang merasa bahwa menjadi pegawai negeri dinilai lebih tinggi status sosialnya dibandingkan dengan para pedagang atau pengusaha. Sekarang menjadi pengusaha atau karyawan pabrik dianggap sebagai tenaga profesional yang mempunyai nilai status yang tinggi. Makin berkembangnya teknologi menyebabkan industri yang memproduksi barang secara massal juga makin meningkat. Tetapi sering kali juga dimanfaatkan untuk kepentingan yang negatif, seperti peniruan atau pemalsuan merek dagang, dan sebagainya. Kian majunya masyarakat yang dibarengi dengan peningkatan jumlah penduduk, menyebabkan manusia sering kehilangan nilai etisnya, dan mudah melakukan tindakan yang tercela dan melanggar hukum.[12]
3.      Budaya 
Budaya dapat berwujud tiga hal, yaitu ide atau gagasan, tingkah laku atau tindakan, dan benda atau barang yang dihasilkan oleh manusia. Jadi budaya mempunyai pengertian yang luas. Seperti telah diuraikan di atas teknologi dan industri mempunyai dampak positif dan negatif. Karena itu hendaknya teknologi secara efektif mampu memerangi kemiskinan, keterbelakangan, dan menjamin kemajuan bagi bangsa manusia. Manusia juga perlu sadar bahwa orang menciptakan sesuatu bukan untuk menghancurkan, melainkan untuk kesejahteraan. Contohnya: masyarakat diberi listrik dan digunakan untuk keperluan penerangan.

b.   Dampak Negatif Dari Perkembangan IPA dan Teknologi Bagi Manusia
Dalam perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin maju pada sekarang ini, pasti akan dijumpai mengenai dampak positif yang ditimbulkanya. Dampak positif itu akan muncul jika dalam penggunaannya dengan cara yang baik, pasti akan sangat bermanfaat bagi manusia itu sendiri.
Namun begitu juga sebaliknya jika perkembangan IPA dan teknologi tidak atau kurang tepat bagi kondisi masyarakatnya atau tidak dapat menambahkan lapangan pekerjaan, tetapi justru sebaliknya, dapat mempersempit lapangan pekerjaan. Hal ini karena efisiensi dan efektifitas dalam teknologi baru. hal itu terlihat dari semakin banyaknya pekerjaan-pekerjaan yang semula dikerjakan manusia sekarang dapat dikerjakan oleh tenaga-tenaga mesin. Akibat-akibat sistem teknologi pada kehidupan manusia makin meluas.
Perkembangan teknologi yang pesat membuat masyarakat dapat menikmati segalanya dengan cepat dan mudah. Karena teknologi telah mempermudah kehidupan kita. Kita pun kehilangan kepekaan untuk mencoba-coba yang hal tersebut sangat penting dalam proses pembentukan jiwa. Pengaruh tersebut sangat besar sehingga tanpa sadar kita telah berkompromi dengannya. Kesadaran kita pun ikut menjadi kesadaran teknokratis.
Ancaman paling besar yang dibawa teknologi dalam hal ini adalah matinya imajinasi manusia. Dengan matinya imajinasi manusia, maka manusia itu sendiri secara tidak langsung juga membunuh manusia lain dalam artian manusia yang kehilangan imajinasi tersebut akan menghilangkan pekerjaan bagi manusia yang memiliki keahlian yang produktif dalam bidangnya. Selain dampak negatif yang ditinjau dari pembangunan, lain hal nya dengan dampak negatif yang ditimbuklkan dengan adanya transportasi. Semakin tahun kendaraan yang berada di Bumi semakin berrtambah.
Kendaraan memerlukan bahan bakar yang dapat digunakan untuk menjalankan transportasi tersebut agar dapat berfungsi sebagai mestinya. Dengan meningkatnya jumlah kendaraan yang menggunakan bahaan bakar carbon akan menyebabkan terjadinya penignkatan kadar karbon monoksida (CO). Gas ini dapat berbahaya jika dihirup secara langsung oleh manusia. CO dapat menurunkan sel darah merah mengikat oksigen menyebabkan jaringan kekurangan oksigen yang disebut ‘hipoksia’, dan masih banyak sekali dampak negatif yang ditimbulkan dengan adanya perkembangan IPA dan teknologi. Adanya dampak negatif dikarenakan manusia menggunakan teknologi dan IPA tersebut tidak sesuai dengan apa yang harus dijalankan sesuai dengan aturan.[13]

D.    IPA DAN TEKNOLOGI MASA DEPAN
Bumi, planet tempat manusia bermukim telah berumur kurang lebih 4,6 milyar tahun dan manusia mulai muncul dipermukaan tidak lebih dari satu juta tahun yang lalu. Kemampuan menulis dan membaca telah ada sejak 6.000 tahun yang lalu. Pertanian mungkin sedikit lebih tua, tetapi tidak lebih tua dari itu. Ilmu pengetahuan telah mengubah sejarah selama 300 tahun, tetapi sebagai landasan teknologi yang mempunyai hubungan langsung dengan perekonomian, baru berumur 150 tahun.[14]
Kenyataan ini menunjukkan betapa cepat perkembangan ilmu pengetahuan dan betapa sangat menakjubkan, bahkan menjadi suatu yang perlu direnungkan secara mendalam. Selama beratus-ratus tahun, bahkan beberapa ribu tahun kuda merupakan alat transpor paling cepat. Namun, dalam satu generasi manusia modern berhasil berpindah dari pesawat baling-baling ke pesawat jet.
Menjelang akhir Perang Dunia II, Wenher von Braun menembakkan roket V-2nya dari daratan Eropa ke Pantai Inggris. Sebelum dasawarsa 60-an berakhir, ia telah meluncurkan roket Saturn untuk mengorbitkan pesawat antariksa Apollo yang membawa manusia ke bulan.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang demikian pesatnya mempunyai pengaruh langsung pada kehidupan. Pengaruh tersebut sifatnya berbeda-beda Yang jelas perkembangan itu mempengaruhi empat bidang, yaitu :
1.      Bidang intelektual, meninggalkan kebiasaan-kebiasaan ataupun kepercayaan-kepercayaan tradisional dan mengambil kebiasaan-kebiasaan baru.
2.      Bidang industri dan kemampuan di medan perang
3.      Perubahan yang dibawakannya pada organisasi-organisasi sosial, lambat-laun merambat dalam kehidupan politik
4.      Perubahan maupun benturan terhadap tata lingkungan.[15]
Perkembangan IPA pada umumnya disertai proses penyuburan silang yang melahirkan berbagai bidang ilmu antardisiplin dan teknologi baru, serta peningkatannya secara berlanjut. Pola interaksi multidisiplin adalah ciri penting yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Interaksi ini telah melahirkan bidang ilmu pengetahuan lingkungan, ilmu pengetahuan yang menangani masalah komples dan berskala global.
Biofisika modern atau biologi molekuler merupakan contoh ragam lain dari hasil interaksi multidisiplin antara biologi, kimia dan fisika yang dirangsang oleh potensi apkilasi teknologinya. Bidang ilmu pengetahuan ini telah menghasilkan karya-karya besar yang memperdalam pengetahuan kita tentang sistem biologi dan cara berfungsinya pada tingkat sel dan molekul.
Dalam contoh yang satu ini kita sekarang mengenal peranannya dalam pengembangan bioteknologi yang menjanjikan terobosan jauh dan meluas bagi aplikasi medis, obat-obatan dan pangan. Begitu pula proses fotosintesis telah dikaji melalui mekanisme transfer elektron antara donor-akseptor molekul berdasarkan rumusan kimia kuantum. Hasilnya selain akan membuka tabir rahasia alam juga mempunyai dampak aplikasi penting.[16]
Bila terungkap dan dikuasai sepenuhnya, maka ini merupakan suatu contoh keberhasilan manusia meniru alam dalam memanfaatkan energi surya dengan proses yang telah dipilih oleh alam dan dioptimalisasikannya sepanjang masa.











BAB III
PENUTUP


A.    Kesimpulan Penulisan
1.      Konsep ilmu pengetahuan alam sebagai dasar pengembangan teknologi berawal dari sebuah keingintahuan mengenai sesuatu yang belum diketahui oleh manusia. Keingintahuan tersebut mendorong seseorang untuk mencari prinsip atau teori yang diperoleh melalui percobaan. Pengkajian ini bertujuan untuk memenuhi penjelasan dari objek ( benda dan energi ) dan peristiwa alam. Para ilmuwan menempatkan ilmu pengetahuan alam dasar sebagai ilmu dasar bagi ilmu terapan dan teknologi.
2.      Sejarah peradaban manusia pada tahun Masehi dan alur peradaban manusia yang di prediksi akan terjadi dimasa yang akan datang secara kronologisnya, 1858 – Teori Darwin, 1996 – Agama Kristen tidak pernah menentang teori evolusi Darwin. Paus Paul II sendiri secara RESMI telah mengakui teori evolusi sebagai More Than A Hypothesis. Bahkan ST Augustine telah mendahului darwin dengan teori evolusinya meski dalam bentuk yang primitif, 2004 – Penemuan fosil Homo Floresiensis di pulau flores,Indonesia, 2010 – NASA akan memperkenalkan wahana piring terbang ( daya tampung 12 orang ) menuju bulan hanya dalam 6 jam, 2020 – SETI ( Search for Extra Terresial Intelegence ) yang beroperasi sejak 1960 memperkirakan akan bisa berinteraksi dengan alien, 2021 – Mobil terbang akan mulai diperkenalkan, 2050 – Perjalanan ke luar angkasa secara komersil di mulai, 500-1500 – Zaman Kegelapan (Dark Age) di Eropa.
3.      Pengembangan teknologi dibuat untuk memenuhi kebutuhan manusia sehari-hari yang melipui kebutuhan primer, sekunder, dan beberapa kebutuhan yang tidak kalah penting lainnya. Berikut mengenai rincian tentang kebutuhan manusia yang dibantu dengan adanya perkembagan IPA dan Teknologi yaitu Sandang, pangan, ekonomi, sosial, kesehatan, industri, transportasi, komunikasi, dan lain sebagainya. perkembangan IPA dan teknologi tidak atau kurang tepat bagi kondisi masyarakatnya atau tidak dapat menambahkan lapangan pekerjaan, tetapi justru sebaliknya, dapat mempersempit lapangan pekerjaan. Hal ini karena efisiensi dan efektifitas dalam teknologi baru. hal itu terlihat dari semakin banyaknya pekerjaan-pekerjaan yang semula dikerjakan manusia sekarang dapat dikerjakan oleh tenaga-tenaga mesin. Akibat-akibat sistem teknologi pada kehidupan manusia makin meluas.
4.      Bumi, planet tempat manusia bermukim telah berumur kurang lebih 4,6 milyar tahun dan manusia mulai muncul dipermukaan tidak lebih dari satu juta tahun yang lalu. Kemampuan menulis dan membaca telah ada sejak 6.000 tahun yang lalu. Pertanian mungkin sedikit lebih tua, tetapi tidak lebih tua dari itu. Ilmu pengetahuan telah mengubah sejarah selama 300 tahun, tetapi sebagai landasan teknologi yang mempunyai hubungan langsung dengan perekonomian, baru berumur 150 tahun.
B.     Saran
Teman-teman Mahasiswa dan para pembaca yang ingin lebih mengetahui lebih dalam dan ingin membuat makalah dengan judul serupa tentang materi sebaiknya  mencari literatur-literatur yang ada di Internet maupun buku-buku karena pengetahuan yang kami sampaikan masih sangat sedikit.







DAFTAR PUSTAKA

Bayu Indrayasa. 2015. http://bayuindrayasa.blogspot.co.id/2015/10/makalah-ipa-dan-teknologi-bagi.html. Didownload pada 9 Maret 2017.
Erick Yonanda. 2011. http://erickyonanda.blogspot.co.id/2011/01/bab-i-pendahuluan.html. Didownload pada 9 Maret 2017.
Nova Tikam. 2010. http://novatikam2.blogspot.co.id/2010/12/d-ipa-dan-teknologi-masa-depan.html. Didownload pada 13 Maret 2017.
Vardiansyah, Dani. 2008. Filsafat Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Jakarta : Indeks.




[3] Vardiansyah, Dani. Filsafat Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar, Indeks, Jakarta 2008.
[5] Ibid
[6] Drs. Ibnu Mas’ud,dkk, Ilmu Alamiah Dasar, CV Pustaka Setia, Bandung,  2008, hlm 215.
[7] Ibid
[12] Ibid
[13] Ibid
[15] Ibid
[16] Ibid

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Makalah Tauhid "MACAM-MACAM TAUHID MELIPUTI ULUHIYYAH, RUBUBIYAH DAN ASMA WA SIFAT"

TUGAS TAUHID MACAM-MACAM TAUHID MELIPUTI ULUHIYYAH, RUBUBIYAH DAN ASMA WA SIFAT Di susun oleh : KELOMPOK                        :...