ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN TEKNOLOGI
BAGI KEHIDUPAN MANUSIA
Disusun oleh :
Kelompok
: 7
(Tujuh)
Nama :
1.
Fahmi
Fahresi (16 0201
0146)
2.
Nurhasanah (16
0201 0148)
3.
Varsella Aprillian Amrul (16
0201 0145)
4.
Nur
Hayati (16
0201 0132)
Kelas : PAI-D
Semester : II (Dua)
Dosen : Nurrahmah,
S.Pd., M.Pd.
INSTITUT
AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) PALOPO
2016/2017
KATA PENGANTAR
Segala
puji bagi Allah SWT atas berkah dan rahmat-Nyalah sehingga kami dapat
menyelesaikan penulisan Makalah IAD (Ilmu Alamiah Dasar) yang berjudul Ilmu Pengetahuan
Alam Dan Teknologi Bagi Kehidupan Manusia.
Terselesaikannya
Makalah ini tidak lepas dari bantuan dan dukungan dari beberapa pihak, sehingga
pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada :
1.
Guru
IAD (Ilmu
Alamiah Dasar) kami Ustadzah Nurrahmah,
S.Pd., M.Pd. Karena atas kesempatan yang telah diberikan kepada kami dalam pembuatan
dan penyelesaian makalah ini.
2.
Kedua
Orang Tua kami, yang senantiasa mendukung, menuntun kami dalam hidup ini dengan
doa yang tulus.
3.
Teman-teman
mahasiswa/mahasiswi yang selalu memberi semangat dan motifasi untuk kami dalam
penyelesaian Makalah ini.
Penulisan
Makalah ini masih sangat jauh dari kesempurnaan, informasi yang kurang banyak, sistematika
yang masih kurang baik, masih kurangnya pengetahuan kami tentang Materi.
Sehingga pada kesempatan ini kami juga mengharapkan kritik serta saran dari
teman-teman mahasiswa/mahasiswi dan para pembaca untuk penulisan Makalah yang
lebih baik lagi kedepannya.
Semoga
dengan adanya Makalah ini teman-teman mahasiswa/mahasiswi serta pembaca bisa menambah pengetahuan dan
semoga kedepannya kita bisa menyelesaikan penulisan karya-karya tulis lain
dengan lebih baik lagi.
Palopo, 13 Maret 2017
Penyusun Kelompok 7
DAFTAR
ISI
KATA
PENGANTAR....................................................................................... i
DAFTAR
ISI....................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang Masalah................................................................................ 1
B.
Rumusan
Masalah.......................................................................................... 2
C.
Tujuan Penulisan............................................................................................ 2
BAB II KONSEP UMUM FILSAFAT
A.
IPA Sebagai Dasar Pengembangan Teknologi.............................................. 3
B.
Sejarah Peradaban Manusia dan Perkembangan Teknologi........................... 6
C.
Manfaat dan Dampak IPA serta Teknologi Terhadap Kehidupan Manusia.. 9
D.
IPA dan Teknologi Masa Depan................................................................... 16
BAB III PENUTUP
A.
Kesimpulan Penulisan..................................................................................... 19
B.
Saran................................................................................................................ 20
DAFTAR
PUSTAKA......................................................................................... 21
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang Masalah
Ilmu alamiah atau sering disebut
ilmu pengetahuan alam (natural science), merupakan pengetahuan yang mengkaji
mengenai gejala-gejala dalam alam semesta, termasuk di muka bumi ini, sehingga
terbentuk konsep dan prinsip. Ilmu Alamiah Dasar hanya mengkaji konsep-konsep
dan prinsip-prinsip dasar yang essensial saja.
Dalam kehidupan dewasa ini tidak
terlepas dari ilmu alamiah dan terapannya berupa teknologi dalam berbagai
bidang. Ilmu alamiah murni memang tidak langsung mempunyai peranan dalam
kehidupan manusia secara langsung, tetapi antara ilmu murni dan ilmu terapan
(teknologi) mempunyai hubungan yang erat. Dari konsep atau prinsip ilmu murni
dapat dikembangakan ilmu terapan. Sebaliknya, teknologi atau ilmu terapan memberikan
sumbangan penemuan-penemuannya kepada prinsip atau hukum-hukum baru dan
seterusnya.[1]
Dari pernyataan diatas kami dapat
mengambil kesimpulan bahwa memang pada mulanya antara ilmu alamiah dan
teknologi tidak itu tidak selalu mempunyai kaitan, misalnya dulu manusia
membuat perahu untuk memenuhi kebutuhannya dan belum mengenal teknologi membuat
perahu. Namun, dalam zaman modern ini, untuk dapat membuat kapal, orang harus
menguasai ilmu murni, hukum Archimedes, konstruksi baja dan sebagainya agar
kapal tidak tenggelam dan dapat mengarungi lautan.
Dalam makalah ini kami akan
menyajikan materi tentang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan teknologi dalam
kehidupan manusia.
B.
Rumusan Masalah
Di
setiap penulisan Makalah tentu memiliki rumusan masalah. Adapun rumusan masalah
dalam penulisan pada Makalah ini adalah
:
1.
Bagaimana konsep IPA sebagai dasar
pengembangan teknologi?
2.
Bagaimana sejarah peradaban manusia dan perkembangan
teknologi?
3.
Bagaimana manfaat dan dampak IPA serta
teknologi terhadap kehidupan manusia?
4.
Bagaimana IPA dan teknologi masa depan?
C.
Tujuan
Penulisan
Disetiap penulisan Sebuah Makalah
tentu memiliki tujuan penulisan, dan pada Makalah tujuan penulisan yaitu :
1.
Sebagai Syarat dalam menyelesaikan tugas
mata kuliah IAD (Ilmu Alamiah Dasar).
2.
Memberikan Informasi kepada teman-teman
dan para pembaca tentang beberapa hal yang terkait dengan IPA dan Teknologi
bagi kehidupan manusia.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
IPA
SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN TEKNOLOGI
Ilmu alam (natural science)
atau ilmu pengetahuan alam adalah istilah yang digunakan yang merujuk pada
rumpun ilmu dimana obyeknya adalah
benda-benda alam dengan hukum-hukum yang pasti dan umum, berlaku kapan pun dimana pun.[2]
Sedangkan Teknologi merupakan
perkembangan suatu media atau alat yang dapat digunakan dengan lebih efisien
guna memproses serta mengendalikan suatu masalah. Sebagian dari kita
beranggapan teknologi adalah barang atau sesuatu yang baru. Padahal, kalau kita
membaca sejarah, teknologi itu telah berumur sangat panjang dan merupakan suatu
gejala kontemporer. Setiap zaman memiliki teknologinya sendiri.[3]
IPA adalah
ilmu yang membahas tentang alam semesta dan beserta segala isinya. Teknologi
sebenarnya berasal dari kata Bahasa Perancis yaitu “La Teknique“ yang dapat
diartikan dengan ”Semua proses yang dilaksanakan dalam upaya untuk mewujudkan
sesuatu secara rasional”. Dalam hal ini yang dimaksudkan dengan sesuatu
tersebut dapat saja berupa benda atau konsep, pembatasan cara yaitu secara
rasional adalah penting sekali dipahami disini sedemikian pembuatan atau
pewujudan sesuatu tersebut dapat dilaksanakan secara berulang (repetisi).[4]
Teknologi dalam
arti ini dapat diketahui melalui barang-barang, benda-benda, atau alat-alat
yang berhasil dibuat oleh manusia untuk memudahkan dan menggampangkan realisasi
hidupnya di dalam dunia. Hal mana juga memperlihatkan tentang wujud dari karya
cipta dan karya seni (Yunani techne) manusia selaku homo technicus.
Teknologi juga penerapan keilmuan yang mempelajari dan mengembangkan
kemampuan dari suatu rekayasa dengan langkah dan teknik tertentu dalam suatu
bidang. Teknologi merupakan Aplikasi ilmu dan engineering untuk mengembangkan
mesin dan prosedur agar memperluas dan memperbaiki kondisi manusia atau paling
tidak memperbaiki efisiensi manusia pada beberapa aspek.[5]
Konsep ilmu pengetahuan alam sebagai
dasar pengembangan teknologi berawal dari sebuah keingintahuan mengenai sesuatu
yang belum diketahui oleh manusia. Keingintahuan tersebut mendorong seseorang
untuk mencari prinsip atau teori yang diperoleh melalui percobaan. Pengkajian
ini bertujuan untuk memenuhi penjelasan dari objek ( benda dan energi ) dan
peristiwa alam. Para ilmuwan menempatkan ilmu pengetahuan alam dasar sebagai
ilmu dasar bagi ilmu terapan dan teknologi. Teknologi dapat dibentuk dari
pengetahuan alam dasar karena ilmu pengetahuan alam dasar ini berperan dalam
mengendalikan teknologi melalui prinsip dan teorinya. Ilmu pengetahuan alam
dasar dan pengendalian alam dari ilmu pengetahuan alam terapan digunakan
teknologi untuk menyusun objek-objek, membuat kontruksi alam dan membuat alat
untuk mengendalikan cara alam bekerja.[6]
Dari
pengertian IPA dan Teknologi maka dapat diartikan Teknologi IPA adalah
suatu penerapan IPA untuk memenuhi kebutuhan manusia.
IPA sebagai
dasar pengembangan teknologi dapat dilihat dari aspek
- Materi
Manusia dalam hidup ini memerlukan
energi, baik yang biotis maupun nonbiotis. Materi biotis dari bahan berupa
benda hidup berupa protein, sedangkan materi nonbiotis mulai dari gas oksigen
sampai benda-benda yang kita pakai sehari-hari. Benda-benda itu merupakan hasil
olahan melalui teknolohgi, misalnya materi zat besi dapat menjadi kendaraan tau
benda lainnya.
Materi adalah apa saja yang
mempunyai massa dan massa menempati suatu ruang baik yang berbentuk padat,
cair, dan gas. Cahaya dan panas tidak termasuk materi karena tidak mempunyai
berat, tetapi keduanya masuk dalam energy.
Suatu materi dapat dipecah menjadi
bagian yang sangat kecil yang disebut molekul. Molekul masih memiliki
sifat-sifat materi. Molekul dapat dipecah lagi menjadi bagian lebih kecil yang
disebut atom. Atom disebut pula unsure dasar yang menyusun suatu materi. Atom
sangat kecil, sehingga suka untuk dilihat walupun dengan miskroskop yang kuat.
Sebutir debu yang halus masih dianggap sangat besar bila dibandingkan dengan
atom.
Semua materi mempunyai sifat
sendiri-sendiri. Apabila terjadi suatu perubahan karena sesuatu, sifat akan
berubah dan sifat itu menjadi cirri bagi materi tersebut. Perubahan suatu
materi dibedakan atas dua kelompok:
a.
Perubahan materi secara fisika adalah perubahan materi
yang tidak disertai terjadinya materi jenis baru.
b.
Perubahan materi secara kimia adalah perubahan yang
menghasilkan satu atau beberapa materi yang jenisnya lain.
- Energi
Energi atau tenaga ialah kemampuan
untuk melakukan kerja Energi dapat diubah menjadi energy yang setara, tetapi
energy tidak dapat dimusnahkan dan juga tidak dapat diubah. Hal ini
disebut hukum kekekalan energy. Albert Einstein mengemukakan
pendapatnya tentang hokum kekekalan materi dan energy, bahwa pada waktunya
orang dapat mengubah unsure menjadi energy dan sebaliknya energy menjadi unsure
kembali. Para ahli menegaskan pendapat Einstens dengan mengemukakan bahwa
unsure dan energy adalah dua macam bentuk yang berlainan, maka tetap berlaku
hokum kekekalan. Bahwa energy dapat diubah dari yang satu ke yang lain, tetapi
jumlah akhir tetap sama.
Sumber daya energy yang tersedia di
bumi adalah biomassa, angin, air, batubara, minyak bumi, gas bumi, panas bumi,
nuklir, radiasi surya, pasang surut, sel bahan bakar, panas laut, ombak laut,
dan arus pancar. Energy tersebut bersumber dari matahari, tanpa pengaruhnya
tidak mungkin dapat timbul. Selanjutnya semua bentuk energy primer ini dapat
diubah menjadi tenaga listrik.
Untuk dapat melakukan kerja
diperlukan energy. Berbagai jenis energy dasar dapat dibedakan menjadi:
a.
Energi Sinar Matahari
b.
Energi Mekanik
c.
Energi Panas
d.
Energi Magnetik
e.
Energi Listrik
|
f.
Energi Kimia
g.
Energi Bunyi
h.
Energi Nuklir
i.
Energi Cahaya[7]
|
Perkembangan IPA didahului oleh
penelitian dasar yang mengunggkapkan fenomena alam secara matematik menjadi
ilmu yang bermanfaat bagi kehidupan manusia secara global. Visi penelitian ilmu
pengetahuan dan teknologi dasarnya sama, yaitu mensejahterakan manusia.
B.
SEJARAH
PERADABAN MANUSIA DAN PERKEMBANGAN TEKNOLOGI
Sejarah perkembangan
IPA menunjukkan empat tahap dengan empat loncatan yang berbeda.Setiap loncatan
membuka era baru yang erat pula hubungannya dengan alam pikiran umat manusia
dari masa itu.[8]
Perkembangannya adalah
sebagai berikut :
1. Revolusi
Pertama
Revolusi pertama
membuka era baru bagi penelitian mendalam mengenai gaya gravitasi dan
penelitian mengenai dinamika gerakan benda-benda. Hasil-hasil yang dicapai
dalam era ini adalah suatu pembuktian bahwa sifat alam dapat dilukiskan dalam
arti kata diletakkan dalam suatu deskripsi yang jelas dan pasti. Oleh karena
itu, dapat diramalkan secara amat teliti gerak-gerik benda angkasa, peredaran
bintang, munculnya komet dan sebagainya. Sebagaimana diketahui, era ini
dirintis oleh Isaac Newton. Perkembangan selanjutnya menghadirkan nama-nama
seperti Bernoullis dan Laplace.
2.
Revolusi Kedua
Era ini memusatkan pada
sifat-sifat kelistrikan dan kemagnetan benda sebagai keseluruhan dan juga
mengenal sifat-sifat radiasi yang dipelopori oleh Faraday,sedangkan deskripsi
teoritis mengenai kemagnetan dan kelistrikan dikembangkan oleh Maxwell.
Revolusi fisika dari era inilah yang benar-benar menghantarkan manusia ke zaman
listrik. Ilmu pengetahuan modern dalam bidang elektronika juga lahir pada era
ini. Perkembangan-perkembangan dari era ini banyak sekali mempengaruhi
kehidupan manusia modern. Di zaman ini pula dikembangkan pengetahuan tentang
radiasi. Yang disebut radiasi adalah satuan-satuan individu yang disebut
kuanta. Jika terdapat kuanta dalam jumlah yang cukup besar, maka kuanta
tersebut mengatur diri ke dalam pola gelombang. Setiap pola mempunyai panjang
gelombang dan radiasi yang dilukiskan dalam panjang gelombang tersebut.
Pengetahuan ini memungkinkan telekomunikasi modern sebagaimana dikenal
sekarang.
3.
Revolusi Ketiga
Era ini dimulai pada
awal abad 20 dengan ditemukannya secara menyeluruh pemikiran manusia tentang
zat dan jagad raya.Perlu diingat bahwa pada fase awal, awal fisika sangat
banyak bergerak dalam dunia astronomi. Dalam fase-fase berikutnya, manusia
lebih banyak mengarahkan perhatian kepada kejadian-kejadian dan eksperimen yang
dilakukan di laboratorium. Di era ketiga, kembali manusia mengarahkan pandangan
dan perhatian ke dunia astronomi, tetapi melalui pengetahuan dan pengertian
yang diperoleh dari eksperimen-eksperimen di laboratorium.
Dapat
dipastikan bahwa tidak mungkin astronomi mencapai apa yang dicapai kini, jika
ia tetap dalam pemikiran era Newton dari era revolusi pertama. Kecemerlangan
era ini dibawakan oleh Einstein yang merumuskan Relativitas. Ruthrford mengenai
atom, Bohr mengenai kuantum,serta nama-nama ynag berkaitan dengan teori kuantum
baru seperti Schrodinger, Heisenberg dan Dirac.
4. Revolusi Keempat
Revolusi fisika keempat
dimulai tahun 1983 dengan ditemukannya suatu tipe materi baru yang disebut
partikel Anderson. Dahulu diperkirakan atom merupakan benda kecil yang tidak
mungkin dipecah-pecah lagi menurut teori atom Dalton.Kini dengan dipelopori
penemuan Anderson dengan pertolongan perlatan-peralatan besar
siklotron,aselerator dan sebagainya menjelang akhir dasawarsa 50-an tidak
kurang dari 30 partikel baru ditemukan. Hal ini pada dasarnya sangat
mengejutkan karena membuat manusia bertanya apa yang mungkin dan apa yang tidak
mungkin.
Kemajuan
ilmu dan teknologi bagaikan deret ukur, berkembang pesat secara eksponensial.
Begitu pula di bidang teknik elektro, perkembangan juga menerobos ke segala
aspek kehidupan mayarakat. Cabang ilmu yang mencakup bidang ketenagaan,
keisyaratan, dan teknik komputer dan informatika dewasa ini menjadi primadona
karena merupakan pendukung utama perkembangan masyarakat dunia yang sedang
menuju ke era informasi.Perkembangan pesat dalam bidang komunikasi dan
mekanisme pasar bebas dalam dasawarsa terakhir telah menuntut peningkatan pola
perkembangan yang bersifat alamiah tersebut, menjadi proses yang berpangkal
pada upaya bersama yang terancang (collective national endeavor). Dengan kata
lain, perkembangan ilmu pengetahuan dasar dan aplikasinya perlu diarahkan
dengan tekad dan kebijaksanaan nasional atas dasar visi kepentingan mendasar
dan pertimbangan jangka panjang.
Sejarah
peradaban manusia pada tahun Masehi dan alur peradaban manusia yang di prediksi
akan terjadi dimasa yang akan datang secara kronologisnya,sebagai berikut :
1. 1858
– Teori Darwin
2. 1996
– Agama Kristen tidak pernah menentang teori evolusi Darwin. Paus Paul II
sendiri secara RESMI telah mengakui teori evolusi sebagai More Than A Hypothesis. Bahkan ST Augustine telah mendahului darwin
dengan teori evolusinya meski dalam bentuk yang primitif
3. 2004
– Penemuan fosil Homo Floresiensis di pulau flores,Indonesia
4. 2010
– NASA akan memperkenalkan wahana piring terbang ( daya tampung 12 orang )
menuju bulan hanya dalam 6 jam
5. 2020
– SETI ( Search for Extra Terresial Intelegence ) yang beroperasi sejak 1960
memperkirakan akan bisa berinteraksi dengan alien
6. 2021
– Mobil terbang akan mulai diperkenalkan
7. 2050
– Perjalanan ke luar angkasa secara komersil di mulai
8. 500-1500
– Zaman Kegelapan (Dark Age) di Eropa.
Alfin toffer menyatakan bahwa di tahun 1650 sampai dengan
tahun 1955 adalah era industri, era ini di mulai dengan terjadinya revolusi
industri, yaitu sejak di temukannya mesin-mesin industri untuk menggantikan
tenaga kerja manusia. Saat ini kita berada pada zaman Teknologi dan Informasi.
Sebagai contoh kini telah di temukan lemari es dan mesin pendingin ruangan
yaitu dengan menggunakan tenaga nano.[9]
C.
MANFAAT
DAN DAMPAK IPA SERTA TEKNOLOGI TERHADAP KEHIDUPAN MANUSIA
a.
Dampak Positif IPA dan Teknologi Bagi Umat Manusia
Dari zaman ke zaman teknologi dan
perkembangannya akan berubah sesuai dengan perkembangan zaman atau bisa disebut
dengan istilah dinamis. Pengembangan teknologi dibuat untuk memenuhi kebutuhan
manusia sehari-hari yang melipui kebutuhan primer, sekunder, dan beberapa
kebutuhan yang tidak kalah penting lainnya. Berikut mengenai rincian tentang
kebutuhan manusia yang dibantu dengan adanya perkembagan IPA dan Teknologi
sebagai berikut:
·Kebutuhan
Primer, adalah kebutuhan yang mau tidak mau harus terpenuhi untuk mencukupi
kebutuhan manusia agar dapat bertahan hidup, yang meliputi[10]
1.
Sandang
Manusia sebagai mahluk susila
memerlukan pakaian. Mula-mula pakaian yang dikenakan hanya untuk menutupi
auratnya saja, kemudian pakaian juga berfungsi untuk melindungi diri dari
sengatan panas dan udara. Sekarang, pakaian mempunyai fungsi yang lebih luas
lagi, yaitu untuk kenyamanan dengan menciptakan jenis pakaian yang sesuai
dengan kebutuhan, misalnya pakaian tidur, pakaian olah raga, pakaian kerja dan
sebagainya, bahkan sekarang orang beranggapan bahwa dapat menunjukan status
sosial pemakainya. Kebutuhan manusia yang makin meningkat juga mendorong untuk
menciptakan manusia teknologi yang dapat meningkatkan mutu dan jenis bahan
pakaian. Sekarang manusia tidak hanya mengandalkan serat-serat alami untuk
membuat bahan pakaian, tetapi dapat juga membuat serat-serat sintetis dari
pokok-pokok kayu (benang rayon) maupun dari bahan galian seperti hasil sulingan
batu bara dan minyak bumi (poliester, polipropilen, polietilen).
2.
Pangan
Pangan merupakan kebutuhan pokok
manusia untuk dapat bertahan hidup. Kebutuhan pangan ini terus meningkat baik
kualitas maupun kuantitasnya, sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk.
Usaha untuk memenuhi kebutuhan pangan biasanya dilakukan dengan cara
ekstensifikasi, yaitu dengan memperluas lahan pertanian, dan dengan
intenstfikasi, yaitu dengan meningkatkan mutu melalui pemilihan bibit unggul, cara
penggarapan yang lebih baik, pemeliharaan tanaman yang lebih teliti dan
pengolahan pasca panen yang lebih sempurna. Dengan memanfaatkan IPA dan
teknologi yang makin berkembang manusia dapat menciptakan bibit unggul dengan
teknik radiasi, rekayasa genetika, dan sebagainya. Penggunaan hormon tumbuhan
yang mampu memacu tumbuhnya daun, bunga ataubuah lebih lebat atau lebih cepat.
Penggunaan mekanisasi pertanian juga membantu manusia dalam mengolah lahan dan
memungut hasil panen dengan lebih cepat.
3.
Papan
Dalam masa yang masih tradisional
pembuatan rumah sangat tergantung pada bahan- bahan yang ada di sekitarnya.
Misalnya di daerah pegunungan atap dibuat dari ijuk, di daerah pantai dari daun
rumbia, di daerah yang kaya akan kayu, seperti di Kalimantan, orang membuat
atap dari sirap, di Toraja memakai bambu, sedangkan di Nusa Tenggara
menggunakan ilalang. Sejalan dengan makin meningkatnya kebutuhan manusia akan
tempat tinggal, terutama di kota-kota besar, di mana lahan untuk pembangunan
rumah semakin sempit, maka manusia berusaha membuat rumah bertingkat dan
menggunakan bahan-bahan bangunan yang makin ditingkatkan kualitasnya. Fungsi
rumah juga tidak lagi hanya sekedar untuk bertahan diri dari cuaca yang tidak
menguntungkan dan berlindung dari serangan binatang buas, tetapi sudah
merupakan tempat tinggal yang memenuhi rasa kenyamanan dan keindahan.
·Kebutuhan
Sekunder, kebutuhan sekunder manusia timbul setelah kebutuhan primernya
terpenuhi, terutama berupa kebutuhan akibat manusia makin memerlukan hubungan
dengan manusia lain. Antara lain diperlukan industri untuk memenuhi kebutuhan
manusia secara massal, transportasi yang diperlukan untuk mengangkut
barang-barang kebutuhan dari satu daerah ke daerah lain atau diperlukan untuk
hubungan manusia dari satu daerah ke daerah lain, kesehatan yang makin
terjamin, dan lain sebagainya, yang meliputi;
- Bidang
Industri
Teknologi merupakan cara yang harus
dilakukan manusia dalam usaha untuk memenuhi kebutuhannya yang makin meningkat
baik kualitas maupun kuantitasnya, karena itu diperlukan alih teknologi
(transfer of technology) dari negara-negara maju ke negara-negara berkembang.
Proses pengambilalihan teknologi ini memerlukan perhitungan yang matang agar
teknologi yang baru dapat diterima dan digunakan oleh masyarakat waktu itu
(teknologi yang adaptif), serta sifatnya melindungi teknologi yang telah ada
(teknologi protektif). Secara positif industri memang memberikan kegunaan besar
pada manusia. Bukan hanya mencukupi kebutuhan sehari-hari, melainkan
pembangunan dan pembuatan industri dapat membuka lapangan pekerjaan bagi
masyarakat yang tidak mempunyai pekerjaan apapun, tetapi memiliki keahlian
tertentu dalam bidangnya.
- Bidang Transportasi
Penemuan roda memegang peranan
penting transportasi, karena dengan roda yang bentuknya bundar dapat diperlukan
gerakan yang mudah, kemudian lebih dipermudah lagi dengan digunakannya binatang
penarik, sehingga beban manusia makin ringan. Transportasi tersebut tidak
berhenti berkembang sampai disitu saja. Setelah ditemukannya mesin yang dapat
menggerakkan roda, maka transportasi bukan hanya lebih ringan, tetapi juga
lebih cepat. Manusia semakin hari semain berfikir dan terus memunculkan
berbagai inovasi-inovasi, setelah membuat alat transportasi didarat, manusia
juga membuat transportasi laut dan udara yang sampai sekarang ini masih dipakai
dan digunakan oleh manusia untuk keperluan yang penting.
- Bidang Komunikasi
Sebagai mahluk sosial manusia perlu
berkomunikasi dengan sesamanya. Cara yang paling sederhana adalah dengan
bertatap muka secara langsung, tetapi bila jaraknya jauh tentu diperlukan alat
komunikasi. Kemajuan di bidang komunikasi ini dimulai dengan ditemukannya
telegraph yang masih mempergunakan kawat oleh Samuel Morse (1832), kemudian
disempurnakan oleh Guighelmo Marconi yang sudah tanpa kawat (1895). Pada tahun
1872, Alexander Abraham Bell menemukan pesawat telpon, mula-mula masih
mempergunakan kawat, kemudian digantikan dengan gelombang radio. Untuk
keperluan kantor, sekarang orang dapat mempergunakan telex (teleprinter
exchange). Dengan ditemukannya satelit telekomunikasi kebutuhan manusia makin
terpenuhi untuk mengadakan hubungan secara lebih cepat dan murah. Orang makin
mudah mengadakan hubungan satu dengan yang lain.Salah satu akibat positif
dengan majunya komunikasi adalah terjadi deurbanisasi, karena manusia walaupun
tinggal juga di daerah pedesaan tidak lagi merasakan ketinggalan bila
dibandingkan dengan yang tinggal di kota. Dapat pula dikatakan bahwa dengan
majunya komunikasi dan teknologi lainnya, desa-desa menjadi kota dalam
pengertian bukan geografis, tetapi teknis sosial, sehingga perbedaan antara
desa dan kota makin lama makin kecil.
- Kesehatan
Kebutuhan akan kesehatan makin
dirasakan oleh manusia, sehingga usaha untuk memerangi penyakit yang menjadi
sumber malapetaka makin giat dilakukan. Dengan biologi sebagai ilmu dapat
diketahui struktur tubuh, organ-organ, dan cara bekerjanya organ untuk
menunjang kehidupan manusia. Dari biologi sebagai ilmu murni ini berkembang
ilmu terapan yang secara praktis berguna bagi kesejahteraan manusia. Sementara
itu manusia di bumi yang jumlahnya di kota-kota besar makin banyak, mulai
timbul penyakit baru yang sifatnya psikhis, antara lain kekalutan mental yang
dapat berkembang menjadi frustasiKebutuhan Ekonomi, Sosial, dan Budaya:
1.
Ekonomi
Masalah kebutuhan primer, sekunder,
tersier, maupun masalah sumber daya alam, sebenarnya secara tidak langsung
sudah mengemukakan masalah ekonomi. Sebab sebagai Homo economicus, dalam segala
tindakannya, manusia selalu memperhitungkan untung rugi atau dalam bahasa
teknik disebut sebagai dampak positif dan negatif. Karena ekonomi adalah
kebutuhan manusia, maka siapa yang dapat menguasai perekonomian, dialah yang
memegang kekuasaan. Pada saat mata pencaharian utama manusia masih menyangkut
soal tanah, kaum feodallah yang memegang kekuasaan. Sedangkan ketika industri
memegang peran penting dalam ekonomi maka kaum kapitalislah yang memegang
peranan utama dalam penyediaan segala kebutuhan manusia. Sekarang ini kaum
kapitalis industrialis telah banyak mengembangkan usahanya hingga melampaui
batas negaranya yang disebut dengan Multi National Corporation (MNC).
Kadang-kadang perusahaan multinasional ini di negara-negara berkembang ikut
serta menentukan politik pemerintahan. Perusahaan besar semacam itu tidak mungkin
berkembang tanpa dukungan teknologi tinggi serta modal besar. Walaupun sebagian
penduduk dunia masih hidup di bawah garis kemiskinan namun sebagian besar sudah
dapat merasakan manfaat dipergunakannya teknologi modern, karena kebutuhan
hidupnya dapat dengan mudah diperoleh dengan harga yang relatif lebih murah.
Cara pembayaran pun dapat dilakukan dengan tunai atau kredit.[11]
Contonya: masyarakat saat ini sedang
tren dengan adanya penjualan online.
2.
Sosial
Dengan berkembangnya industri dan
kegiatan ekonomi, maka memungkinkan orang hidup dalam lapangan pekerjaan
tersebut. Hal ini dapat dilihat dari angka-angka yang menunjukkan bahwa pekerja
di pabrik atau perusahaan terus meningkat, sedangkan yang bekerja di sektor
pertanian makin menurun. Nilai sosial juga berubah. Pada masa lalu orang merasa
bahwa menjadi pegawai negeri dinilai lebih tinggi status sosialnya dibandingkan
dengan para pedagang atau pengusaha. Sekarang menjadi pengusaha atau karyawan
pabrik dianggap sebagai tenaga profesional yang mempunyai nilai status yang
tinggi. Makin berkembangnya teknologi menyebabkan industri yang memproduksi
barang secara massal juga makin meningkat. Tetapi sering kali juga dimanfaatkan
untuk kepentingan yang negatif, seperti peniruan atau pemalsuan merek dagang,
dan sebagainya. Kian majunya masyarakat yang dibarengi dengan peningkatan
jumlah penduduk, menyebabkan manusia sering kehilangan nilai etisnya, dan mudah
melakukan tindakan yang tercela dan melanggar hukum.[12]
3.
Budaya
Budaya dapat berwujud tiga hal,
yaitu ide atau gagasan, tingkah laku atau tindakan, dan benda atau barang yang
dihasilkan oleh manusia. Jadi budaya mempunyai pengertian yang luas. Seperti
telah diuraikan di atas teknologi dan industri mempunyai dampak positif dan
negatif. Karena itu hendaknya teknologi secara efektif mampu memerangi
kemiskinan, keterbelakangan, dan menjamin kemajuan bagi bangsa manusia. Manusia
juga perlu sadar bahwa orang menciptakan sesuatu bukan untuk menghancurkan,
melainkan untuk kesejahteraan. Contohnya: masyarakat diberi listrik dan
digunakan untuk keperluan penerangan.
b.
Dampak Negatif Dari Perkembangan IPA dan Teknologi
Bagi Manusia
Dalam perkembangan ilmu pengetahuan
yang semakin maju pada sekarang ini, pasti akan dijumpai mengenai dampak
positif yang ditimbulkanya. Dampak positif itu akan muncul jika dalam
penggunaannya dengan cara yang baik, pasti akan sangat bermanfaat bagi manusia
itu sendiri.
Namun begitu juga sebaliknya jika
perkembangan IPA dan teknologi tidak atau kurang tepat bagi kondisi
masyarakatnya atau tidak dapat menambahkan lapangan pekerjaan, tetapi justru
sebaliknya, dapat mempersempit lapangan pekerjaan. Hal ini karena efisiensi dan
efektifitas dalam teknologi baru. hal itu terlihat dari semakin banyaknya
pekerjaan-pekerjaan yang semula dikerjakan manusia sekarang dapat dikerjakan
oleh tenaga-tenaga mesin. Akibat-akibat sistem teknologi pada kehidupan manusia
makin meluas.
Perkembangan teknologi yang pesat
membuat masyarakat dapat menikmati segalanya dengan cepat dan mudah. Karena
teknologi telah mempermudah kehidupan kita. Kita pun kehilangan kepekaan untuk
mencoba-coba yang hal tersebut sangat penting dalam proses pembentukan jiwa.
Pengaruh tersebut sangat besar sehingga tanpa sadar kita telah berkompromi
dengannya. Kesadaran kita pun ikut menjadi kesadaran teknokratis.
Ancaman paling besar yang dibawa
teknologi dalam hal ini adalah matinya imajinasi manusia. Dengan matinya
imajinasi manusia, maka manusia itu sendiri secara tidak langsung juga membunuh
manusia lain dalam artian manusia yang kehilangan imajinasi tersebut akan
menghilangkan pekerjaan bagi manusia yang memiliki keahlian yang produktif
dalam bidangnya. Selain dampak negatif yang ditinjau dari pembangunan, lain hal
nya dengan dampak negatif yang ditimbuklkan dengan adanya transportasi. Semakin
tahun kendaraan yang berada di Bumi semakin berrtambah.
Kendaraan memerlukan bahan bakar
yang dapat digunakan untuk menjalankan transportasi tersebut agar dapat
berfungsi sebagai mestinya. Dengan meningkatnya jumlah kendaraan yang
menggunakan bahaan bakar carbon akan menyebabkan terjadinya penignkatan kadar
karbon monoksida (CO). Gas ini dapat berbahaya jika dihirup secara langsung
oleh manusia. CO dapat menurunkan sel darah merah mengikat oksigen menyebabkan
jaringan kekurangan oksigen yang disebut ‘hipoksia’, dan masih banyak sekali
dampak negatif yang ditimbulkan dengan adanya perkembangan IPA dan teknologi.
Adanya dampak negatif dikarenakan manusia menggunakan teknologi dan IPA
tersebut tidak sesuai dengan apa yang harus dijalankan sesuai dengan aturan.[13]
D.
IPA
DAN TEKNOLOGI MASA DEPAN
Bumi, planet tempat manusia bermukim telah berumur
kurang lebih 4,6 milyar tahun dan manusia mulai muncul dipermukaan tidak lebih
dari satu juta tahun yang lalu. Kemampuan menulis dan membaca telah ada sejak
6.000 tahun yang lalu. Pertanian mungkin sedikit lebih tua, tetapi tidak lebih
tua dari itu. Ilmu pengetahuan telah mengubah sejarah selama 300 tahun, tetapi
sebagai landasan teknologi yang mempunyai hubungan langsung dengan
perekonomian, baru berumur 150 tahun.[14]
Kenyataan ini menunjukkan betapa cepat perkembangan
ilmu pengetahuan dan betapa sangat menakjubkan, bahkan menjadi suatu yang perlu
direnungkan secara mendalam. Selama beratus-ratus tahun, bahkan beberapa ribu
tahun kuda merupakan alat transpor paling cepat. Namun, dalam satu generasi
manusia modern berhasil berpindah dari pesawat baling-baling ke pesawat jet.
Menjelang akhir Perang Dunia II, Wenher von Braun
menembakkan roket V-2nya dari daratan Eropa ke Pantai Inggris. Sebelum
dasawarsa 60-an berakhir, ia telah meluncurkan roket Saturn untuk mengorbitkan
pesawat antariksa Apollo yang membawa manusia ke bulan.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang
demikian pesatnya mempunyai pengaruh langsung pada kehidupan. Pengaruh tersebut
sifatnya berbeda-beda Yang jelas perkembangan itu mempengaruhi empat bidang,
yaitu :
1. Bidang
intelektual, meninggalkan kebiasaan-kebiasaan ataupun kepercayaan-kepercayaan
tradisional dan mengambil kebiasaan-kebiasaan baru.
2. Bidang
industri dan kemampuan di medan perang
3. Perubahan
yang dibawakannya pada organisasi-organisasi sosial, lambat-laun merambat dalam
kehidupan politik
4. Perubahan
maupun benturan terhadap tata lingkungan.[15]
Perkembangan IPA pada umumnya disertai proses
penyuburan silang yang melahirkan berbagai bidang ilmu antardisiplin dan teknologi
baru, serta peningkatannya secara berlanjut. Pola interaksi multidisiplin
adalah ciri penting yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Interaksi ini
telah melahirkan bidang ilmu pengetahuan lingkungan, ilmu pengetahuan yang
menangani masalah komples dan berskala global.
Biofisika modern atau biologi molekuler merupakan
contoh ragam lain dari hasil interaksi multidisiplin antara biologi, kimia dan
fisika yang dirangsang oleh potensi apkilasi teknologinya. Bidang ilmu
pengetahuan ini telah menghasilkan karya-karya besar yang memperdalam
pengetahuan kita tentang sistem biologi dan cara berfungsinya pada tingkat sel
dan molekul.
Dalam contoh yang satu ini kita sekarang mengenal
peranannya dalam pengembangan bioteknologi yang menjanjikan terobosan jauh dan
meluas bagi aplikasi medis, obat-obatan dan pangan. Begitu pula proses
fotosintesis telah dikaji melalui mekanisme transfer elektron antara
donor-akseptor molekul berdasarkan rumusan kimia kuantum. Hasilnya selain akan
membuka tabir rahasia alam juga mempunyai dampak aplikasi penting.[16]
Bila terungkap dan dikuasai sepenuhnya, maka ini
merupakan suatu contoh keberhasilan manusia meniru alam dalam memanfaatkan
energi surya dengan proses yang telah dipilih oleh alam dan
dioptimalisasikannya sepanjang masa.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan Penulisan
1.
Konsep
ilmu pengetahuan alam sebagai dasar pengembangan teknologi berawal dari sebuah
keingintahuan mengenai sesuatu yang belum diketahui oleh manusia. Keingintahuan
tersebut mendorong seseorang untuk mencari prinsip atau teori yang diperoleh
melalui percobaan. Pengkajian ini bertujuan untuk memenuhi penjelasan dari
objek ( benda dan energi ) dan peristiwa alam. Para ilmuwan menempatkan ilmu
pengetahuan alam dasar sebagai ilmu dasar bagi ilmu terapan dan teknologi.
2.
Sejarah peradaban manusia pada tahun
Masehi dan alur peradaban manusia yang di prediksi akan terjadi dimasa yang
akan datang secara kronologisnya, 1858 – Teori Darwin, 1996 – Agama Kristen
tidak pernah menentang teori evolusi Darwin. Paus Paul II sendiri secara RESMI
telah mengakui teori evolusi sebagai More
Than A Hypothesis. Bahkan ST Augustine telah mendahului darwin dengan teori
evolusinya meski dalam bentuk yang primitif, 2004 – Penemuan fosil Homo
Floresiensis di pulau flores,Indonesia, 2010 – NASA akan memperkenalkan wahana
piring terbang ( daya tampung 12 orang ) menuju bulan hanya dalam 6 jam, 2020 –
SETI ( Search for Extra Terresial Intelegence ) yang beroperasi sejak 1960
memperkirakan akan bisa berinteraksi dengan alien, 2021 – Mobil terbang akan
mulai diperkenalkan, 2050 – Perjalanan ke luar angkasa secara komersil di
mulai, 500-1500 – Zaman Kegelapan (Dark Age) di Eropa.
3.
Pengembangan teknologi dibuat untuk memenuhi kebutuhan
manusia sehari-hari yang melipui kebutuhan primer, sekunder, dan beberapa
kebutuhan yang tidak kalah penting lainnya. Berikut mengenai rincian tentang
kebutuhan manusia yang dibantu dengan adanya perkembagan IPA dan Teknologi
yaitu Sandang, pangan, ekonomi, sosial,
kesehatan, industri, transportasi, komunikasi, dan lain sebagainya. perkembangan
IPA dan teknologi tidak atau kurang tepat bagi kondisi masyarakatnya atau tidak
dapat menambahkan lapangan pekerjaan, tetapi justru sebaliknya, dapat
mempersempit lapangan pekerjaan. Hal ini karena efisiensi dan efektifitas dalam
teknologi baru. hal itu terlihat dari semakin banyaknya pekerjaan-pekerjaan
yang semula dikerjakan manusia sekarang dapat dikerjakan oleh tenaga-tenaga
mesin. Akibat-akibat sistem teknologi pada kehidupan manusia makin meluas.
4.
Bumi, planet tempat manusia bermukim telah berumur
kurang lebih 4,6 milyar tahun dan manusia mulai muncul dipermukaan tidak lebih
dari satu juta tahun yang lalu. Kemampuan menulis dan membaca telah ada sejak
6.000 tahun yang lalu. Pertanian mungkin sedikit lebih tua, tetapi tidak lebih
tua dari itu. Ilmu pengetahuan telah mengubah sejarah selama 300 tahun, tetapi
sebagai landasan teknologi yang mempunyai hubungan langsung dengan
perekonomian, baru berumur 150 tahun.
B. Saran
Teman-teman
Mahasiswa dan para pembaca yang ingin lebih mengetahui lebih dalam dan ingin
membuat makalah dengan judul serupa tentang materi sebaiknya mencari literatur-literatur yang ada di
Internet maupun buku-buku karena pengetahuan yang kami sampaikan masih sangat
sedikit.
DAFTAR PUSTAKA
Anonim.
2014. http://langitjinggadipelupukmatarumahmakalah.blogspot.co.id/2014/10/makalah-dampak-perkembangan-ipa-dan.html.
Didownload pada 9 Maret 2017.
Bayu
Indrayasa. 2015. http://bayuindrayasa.blogspot.co.id/2015/10/makalah-ipa-dan-teknologi-bagi.html.
Didownload pada 9 Maret 2017.
Erick
Yonanda. 2011. http://erickyonanda.blogspot.co.id/2011/01/bab-i-pendahuluan.html.
Didownload pada 9 Maret 2017.
Hasmirah
Thamrin. 2015. http://indomaterikuliah.blogspot.co.id/2015/03/perkembangan-ipa-dan-teknologi-iad-ilmu.html.
Didownload pada 9 Maret 2017.
Nova
Tikam. 2010. http://novatikam2.blogspot.co.id/2010/12/d-ipa-dan-teknologi-masa-depan.html.
Didownload pada 13 Maret 2017.
Nuri
Pradita. 2014.http://nuripradita72.blogspot.co.id/2014/11/dampak-perkembangan-ipa-dan-teknologi.html.
Didownload pada 9 Maret 2017.
Rocka
Balli. 2010. https://rockaballi.wordpress.com/materi-kuliah/ilmu-kealaman-dasar-2/makalah-ilmu-kealaman-dasar/.
Didownload pada 9 Maret 2017.
Vardiansyah,
Dani. 2008. Filsafat Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Jakarta : Indeks.
[1]
http://bayuindrayasa.blogspot.co.id/2015/10/makalah-ipa-dan-teknologi-bagi.html.
Didownload pada 9 Maret 2017 pukul 10:30.
[2]
http://langitjinggadipelupukmatarumahmakalah.blogspot.co.id/2014/10/makalah-dampak-perkembangan-ipa-dan.html.
Didownload pada 9 Maret 2017 pukul 11:30.
[3]
Vardiansyah,
Dani. Filsafat Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar, Indeks, Jakarta 2008.
[4]
http://bayuindrayasa.blogspot.co.id/2015/10/makalah-ipa-dan-teknologi-bagi.html.
Didownload pada 9 Maret 2017 pukul 10:30.
[5] Ibid
[6] Drs. Ibnu Mas’ud,dkk,
Ilmu Alamiah Dasar, CV Pustaka Setia, Bandung, 2008, hlm 215.
[7] Ibid
[8]
http://indomaterikuliah.blogspot.co.id/2015/03/perkembangan-ipa-dan-teknologi-iad-ilmu.html.
Didownload pada 9 Maret 2017 pukul 10:50.
[9]
https://rockaballi.wordpress.com/materi-kuliah/ilmu-kealaman-dasar-2/makalah-ilmu-kealaman-dasar/.
Didownload pada 9 Maret 2017 pukul 11:03.
[10]
http://erickyonanda.blogspot.co.id/2011/01/bab-i-pendahuluan.html.
Didownload pada 9 Maret 2017 pukul 10:35.
[11]
http://nuripradita72.blogspot.co.id/2014/11/dampak-perkembangan-ipa-dan-teknologi.html.
Didownload pada 9 Maret 2017 pukul 10:39.
[12] Ibid
[13] Ibid
[14]
http://novatikam2.blogspot.co.id/2010/12/d-ipa-dan-teknologi-masa-depan.html.
Didownload pada 13 Maret 2017 pukul 08:00.
[15] Ibid
[16] Ibid
Tidak ada komentar:
Posting Komentar