Senin, 19 Maret 2018

TUJUAN DAKWAH UMUM DAN KHUSUS

TUJUAN DAKWAH UMUM DAN KHUSUS
A.    Tujuan Dakwah Umum
Sebenarnya tujuan dakwah adalah tujuan yang diturunkannya agama islam bagi ummat manusia itu sendiri, yaitu untuk membuat manusia yang memiliki kualitas aqidah, ibadah, serta akhlak yang tinggi.
Bisri Affandi mengatakan bahwa yang diharapkan oleh dakwah adalah terjadinya perubahan dalam diri manusia, baik kelakuan adil maupun aktual, baik pribadi maupun keluarga masyarakat, cara berfikir berubah, cara hidupnya berubah menjadi lebih baik ditinjau dari segi kualitas maupun kuantitas. Yang dimaksud adalah nilai-nilai agama sedangkan kualitas adalah bahwa kebaikan yang bernilai agama itu semakin dimiliki banyak orang dalam segala situasi dan kondisi. 
Amrul Ahmad mengatakan tujuan dakwah adalah untuk memengaruhi cara merasa, berfikir, bersikap, dan bertindak manusia pada dataran individual dan sosio kultural dalam rangka terwujudnya ajaran Islam dalam semua segi kehidupan.
Kedua pendapat diatas menekankan bahwa dakwah bertujuan untuk mengubah sikap mental dan tingkah laku manusia yang kurang baik atau meningkatkan kualitas iman dan islam seseorang secara sadar dan timbul kemaunnya sendiri tanpa merasa terpaksa oleh apa dan siapapun.
B.     Tujuan Dakwah Khusus
Tujuan khusus dakwah merupakan perumusan tujuan sebagai perincian dari pada tujuan umum dakwah. Tujuan ini dimaksudkan agar dalam pelaksanaan seluruh aktivitas dakwah dapat jelas diketahui kemana arahnya, ataupun jenis kegiatan apa yang kehendak dikerjakan, kepada siapa berdakwah, dengan cara menjelaskan informasi yang berwibawa dan terperinci. Sehingga tidak terjadi overlaping antara juru dakwah yang satu dengan yang lainnya yang hanya disebabkan karena masih umumnya tujuan yang hendak dicapai.
Oleh karena itu di bawah ini disajikan beberapa tujuan khusus dakwah sebagai :
1.       Mengajak ummat manusia yang sudah memeluk agama Islam untuk selalu meningkatkan taqwanya kepada Allah swt. Artinya mereka diharapkan agar senantiasa mengerjakan segala perintah Allah dan selalu mencegah atau meninggalkan perkara yang dilarangya.
2.    Membina mental agama (Islam) bagi kaum yang mualaf. Muallaf artinya bagi mereka yang masih mengkhawatirkan tentang keislaman dan keimananya (baru beriman (
3.      Mengajak ummat manusia yang belum beriman agar beriman kepada Allah (Memeluk Agama Islam.
4.    Mendidik dan mengajar anak-anak agar tidak menyimpang dari fitrahnya. Dalam Al-Qur’an telah disebutkan bahwa manusia sejak lahir telah membawa fitrahnya yakni beragama islam (agama tauhid).
Tujuan dakwah seperti di atas bila dihubungkan dengan tujuan umum pendidikan agama islam di lembaga-lembaga pendidikan formal di Indonesia tampaknya sangat identik,  karena tujuan utama dari dakwah adalah agar hasil yang ingin dicapai oleh keseluruhan tindakan dakwah yaitu terwujudnya kebahagian dan kesejahteraan hidup di dunia dan akhirat. Sedangkan tujuan perantara dari dakwah adalah membentuk nilai yang dapat mendatangkan kebahagian, keindahan dan dan kesejateraan yang diridhoi oleh Allah masing-masing sesuai sesuai dengan segi atau bidangnya.
Tujuan umum dan tujuan khusus dari dakwah adalah terwujudnya individu dan masyarakat yang menghayati dan mengamalkan ajaran islam dalam semua lapangan hidupnya adalah tujuan yang sangat ideal dan memerlukan waktu serta tahap-tahap panjang. Oleh karena itu maka perlu ditentukan tujuan-tujuan perantara pada tiap-tiap tahap atau tiap-tiap bidang yang dapat menunjang tercapainya tujuan dari dakwah
Mengenai konteks tujuan dakwah ini, para pakar memberikan definisi yang berbeda-beda. Namun perbedaan pendapat tersebut hanyalah dalam tataran redaksi bahasa. Substansinya sesungguhnya sama yaitu demi kemaslahatan hidup manusia di dunia dan kehidupan di akhirat.
Muhammad Natsir mengemukakan bahwa tujuan dakwah adalah:
  1. Memanggil manusia kepada syariat untuk memecahkan persoalan hidup, baik persoalan hidup perorangan ataupun rumah tangga, berjamaah, bermasyarakat, bersuku-suku, berbangsa-bangsa dan bernegara.
  2. Memanggil manusia kepada fungsi hidup sebagai hamba Allah Swt di muka bumi, menjadi pelopor, pengawas, pemakmur, pembesar kedamaian bagi umat manusia.
  3. Memanggil manusia kepada tujuan hidup yang hakiki yaitu menyembah Allah Swt. sebagai satu-satunya zat Pencipta.
RANGKUMAN
a.   Tujuan Umum (mayor objektive)
Tujuan umum dakwah adalah mengajak ummat manusia meliputi orang mukmin maupun orang kafir atau musyrik kepada jalan yang benar dan diredhai Allah Swt. agar mau menerima ajaran Islam dan mengamalkannya dalam dataran kenyataan kehidupan sehari-hari, baik yang bersangkutan dengan masalah pribadi, maupun sosial kemasyarakatan agar mendapat kehidupan di dunia dan di akherat.
b. Tujuan Khusus (minor objektive)
Tujuan khusus dakwah merupakan perumusan tujuan sebagai perincian dari tujuan umum dakwah. Tujuan ini di maksudkan agar dalam pelaksanaan aktifitas dakwah dapat di ketahui arahnya secara jelas, maupun jenis kegiatan apa yang hendak dikerjakan, kepada siapa berdakwah dan media apa yang dipergunakan agar tidak terjadi miss komunikasi antara pelaksana dakwah dengan audience (penerima dakwah) yang hanya di sebabkan karena masih umumnya tujuan yang hendak dicapai.
Olehnya itu tujuan umum masih perlu diterjemahkan atau di klasifikasi lagi menjadi tujuan khusus, sehingga lebih memperjelas maksud kandungan tujuan khusus tersebut adalah :
a.       Mengajak umat manusia yang sudah memeluk agama Islam untuk selalu meningkatkan taqwanya kepada Allah Swt.
b.      Membina mental agama Islam bagi mereka yang masih mengkwatirkan tentang keislaman dan keimanannya (orang mukallaf)
c.       Mengajar dan mendidik anak agar tidak menyimpan dari fitrahnya
Meskipun definisi tentang tujuan dakwah bervariasi, namun pada hakekatnya dakwah Islam merupakan aktualisasi imani yang dimanifistasikan dalam suatu sistem kegiatan manusia beriman, dalam bidang kemasyarakatan yang dilaksanakan secara teratur, untuk mempengaruhi cara merasa, berpikir, bersikap dan bertindak manusia pada dataran kenyataan individual serta kultural dalam rangka kehidupan manusia, dengan menggunakan cara tertentu.

Dengan demikian, dari semua tujuan - tujuan tersebut di atas, merupakan penunjang daripada tujuan akhir aktifitas dakwah. Tujuan akhir ini aktifitas dakwah adalah terwujudnya kebahagiaan dan kesejahteraan manusia lahir dan bathin di dunia dan di akherat nanti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Makalah Tauhid "MACAM-MACAM TAUHID MELIPUTI ULUHIYYAH, RUBUBIYAH DAN ASMA WA SIFAT"

TUGAS TAUHID MACAM-MACAM TAUHID MELIPUTI ULUHIYYAH, RUBUBIYAH DAN ASMA WA SIFAT Di susun oleh : KELOMPOK                        :...